Warning: DOMDocument::load() [domdocument.load]: Extra content at the end of the document in http://feeds2.feedburner.com/Serasi, line: 2 in /home/sloki/user/h90547/sites/hastinapura.com/www/wp-content/themes/WP_Premium/rsslib.php on line 91
Menangani PL/SQL Errors
Run-time errors timbul dari kesalahan-kesalahan desain, kekeliruan-kekeliruan coding, kerusakan hardware, dan banyak lagi sumber-sumber lainnya. Meskipun kita tidak dapat mengantisipasi seluruh errors yang mungkin timbul, kita dapat merencanakan untuk menangani bentuk-bentuk tertentu dari errors tersebut yang ditujukan untuk program PL/SQL kita.
Dengan banyak bahasa-bahasa pemrograman, kecuali kita menonaktifkan pengecekan error, suatu run-time error seperti stack overflow atau division by zero menghentikan pemrosesan normal dan mengembalikan kontrol kepada sistem operasi. Dengan PL/SQL, mekanisme yang disebut dengan exception handling mengijinkan kita untuk “melindungi” program kita sehinga dapat terus beroperasi dalam kehadiran errors.
Pada pembahasan bagaimana menangani PL/SQL errors kali ini kita akan mendiskusikan topik-topik berikut ini:
- Pengenalan PL/SQL Error Handling
- Keuntungan PL/SQL Exceptions
- Predefined PL/SQL Exceptions
- Mendefinisikan PL/SQL Exceptions Kita Sendiri
- Bagaimana PL/SQL Exceptions Muncul
- Bagaimana PL/SQL Exceptions Menyebar
- Memunculkan Kembali PL/SQL Exception
- Menangani PL/SQL Exceptions yang Muncul
- Tip-tip Menangani PL/SQL Errors
Interaksi PL/SQL dengan Oracle
Pembahasan kali ini membantu kita memanfaatkan kekuatan Oracle. Kita akan mempelajari bagaimana PL/SQL mendukung perintah-perintah SQL, function-function, dan operator-operator yang mengijinkan kita memanipulasi data Oracle. Kita juga mempelajari bagaimaan mengatur cursor-cursor, menggunakan variable-variable cursor, dan memproses transaksi-transaksi.Pada pembahasan kali ini kita akan mendiskusikan interaksi PL/SQL dengan Oracle yang terbagi dalam topik-topik berikut:
- Pengenalan Dukungan SQL dalam PL/SQL
- Mengatur Cursors
- Memisahkan Cursor Specs dan Bodies dengan Packages
- Menggunakan Cursor FOR Loops
- Menggunakan Cursor Variables
- Menggunakan Cursor Attributes
- Menggunakan Cursor Expression
- Pengenalan Pemrosesan Transaksi dalam PL/SQL
- Melakukan Unit-unit Tunggal Pekerjaan dengan Transaksi-transaksi Autonomous
- Memastikan Kompatibilitas Kebelakang dari Program-program PL/SQL
Collections dan Records PL/SQL
Banyak teknik-teknik pemrograman yang menggunakan tipe-tipe collection seperti array, bag, list, set, dan tree. Untuk mendukung teknik-teknik ini di dalam aplikasi-aplikasi database, PL/SQL menyediakan tipe-tipe data TABLE dan VARRAY, yang mengijinkan kita untuk mendeklarasikan index-by tables, nested tables dan variable-size arrays. Dalam pembahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana tipe-tipe tersebut mengijinkan kita untuk mereferensi dan memanipulasi kumpulan data sebagai objek-objek secara keseluruhan. Kita juga mempelajari bagaimana tipe data RECORD mengijinkan kita untuk memperlakukan data berhubungan namun tidak serupa sebagai unit logikal. Kita akan membahasnya kali ini dalam topik Collection dan Records PL/SQL.
Pembahasan kali ini mencakup topik-topik sebagai berikut:
- Apa itu Collection?
- Memilih Tipe Collection PL/SQL untuk Digunakan
- Mendefinisikan Tipe Collection
- Mendeklarasikan Variable-variable Collection PL/SQL
- Menginisialisasi dan Mereferensi Collections
- Memberikan Nilai Collections
- Menggunakan Collections PL/SQL bersama Perintah-perintah SQL
- Menggunakan Metode-metode Collection
- Menghindari Exception-exception Collection
- Menekan Overhead Perulangan untuk Collection dengan Bulk Binds
- Apa itu Records?
- Mendefinisikan dan Mendeklarasikan Records
- Menginisialisasi Records
- Memberikan Nilai Records
- Memanipulasi Records
Struktur Kontrol PL/SQL
Pembahasan kali ini menunjukkan kepada kita bagaimana menyusun aliran kontrol melalui program PL/SQL. Kita akan mempelajari bagaimana perintah-perintah dihubungkan dengan struktur-struktur kontrol PL/SQL sederhana namun powerful, yang memiliki single entry dan exit point. Secara bersama-sama, struktur-struktur ini dapat menangani berbagai situasi. Penggunaan yang tepat akan menghasilkan program terstruktur yang baik.
Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik berikut ini:
- Gambaran Struktur Kontrol PL/SQL
- Kontrol Kondisional: Perintah-perintah IF dan CASE
- Kontrol Perulangan: Perintah-perintah LOOP dan EXIT
- Kontrol Sekuensial: Perintah-perintah GOTO dan NULL
Tipe-tipe Data PL/SQL
Setiap konstanta, variable, dan parameter memiliki tipe data (atau tipe), yang menentukan bentuk penyimpanan, constraint, dan jangkauan yang valid dari nilai-nilai. PL/SQL menyediakan berbagai macam tipe-tipe data. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan tipe-tipe data PL/SQL mulai dari integer, floating point, character, Boolean, date, collection, reference, dan LOB. Sebagai tambahan, PL/SQL mengijinkan kita untuk mendefinisikan sub-tipe kita sendiri. Pembahasan kali ini mencakup tipe-tipe dasar yang seringkali digunakan program-program PL/SQL. Pembahasan selanjutnya mencakup lebih banyak tipe-tipe khusus.
Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik berikut ini:
- Predefined Datatypes
- User-Defined Subtypes
- Datatype Conversion
