PL/SQL Subprograms
Pada pembahasan ini kita akan mempelajari bagaimana menggunakan subprograms, yang mana mengijinkan kita untuk memberi nama dan mengenkapsulasi sebuah rangkaian perintah. Subprograms membantu pembangunan aplikasi dengan mengisolasi operasi-operasi. Seperti membangun blok-blok, yang dapat kita gunakan untuk mendirikan aplikasi-aplikasi yang modular dan mudah dipelihara.
Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik:
- Apa itu Subprograms?
- Keuntungan-keuntungan Subprograms
- Memahami PL/SQL Procedures
- Memahami PL/SQL Functions
- Mendeklarasikan PL/SQL Subprograms
- Mempaket PL/SQL Subprograms Bersama-sama
- Parameter Actual versus Formal
- Notasi Posisi Versus Notasi Nama
- Menentukan Mode Parameter Subprogram
- Melewatkan Struktur Data Besar dengan NOCOPY Compiler Hint
- Menggunakan Nilai-nilai Default untuk Parameter-parameter Subprogram
- Memahami Pengaliasan Parameter Subprogram
- Memberi Muatan Lebih Terhadap Nama-nama Subprogram
- Bagaimana Pemanggilan Subprogram Ditentukan
- Menerima dan Mengembalikan Banyak Baris Data dengan Table Functions
- Invoker Rights Versus Definer Rights
- Memahami dan Menggunakan Rekursi
- Memanggil Subprograms Eksternal
Menangani PL/SQL Errors
Run-time errors timbul dari kesalahan-kesalahan desain, kekeliruan-kekeliruan coding, kerusakan hardware, dan banyak lagi sumber-sumber lainnya. Meskipun kita tidak dapat mengantisipasi seluruh errors yang mungkin timbul, kita dapat merencanakan untuk menangani bentuk-bentuk tertentu dari errors tersebut yang ditujukan untuk program PL/SQL kita.
Dengan banyak bahasa-bahasa pemrograman, kecuali kita menonaktifkan pengecekan error, suatu run-time error seperti stack overflow atau division by zero menghentikan pemrosesan normal dan mengembalikan kontrol kepada sistem operasi. Dengan PL/SQL, mekanisme yang disebut dengan exception handling mengijinkan kita untuk “melindungi” program kita sehinga dapat terus beroperasi dalam kehadiran errors.
Pada pembahasan kali ini kita akan mendiskusikan topik-topik berikut ini:
- Pengenalan PL/SQL Error Handling
- Keuntungan PL/SQL Exceptions
- Predefined PL/SQL Exceptions
- Mendefinisikan PL/SQL Exceptions Kita Sendiri
- Bagaimana PL/SQL Exceptions Muncul
- Bagaimana PL/SQL Exceptions Menyebar
- Memunculkan Kembali PL/SQL Exception
- Menangani PL/SQL Exceptions yang Muncul
- Tip-tip Menangani PL/SQL Errors
Interaksi PL/SQL dengan Oracle
Pembahasan kali ini membantu kita memanfaatkan kekuatan Oracle. Kita akan mempelajari bagaimana PL/SQL mendukung perintah-perintah SQL, function-function, dan operator-operator yang mengijinkan kita memanipulasi data Oracle. Kita juga mempelajari bagaimaan mengatur cursor-cursor, menggunakan variable-variable cursor, dan memproses transaksi-transaksi.Pada pembahasan kali ini kita akan mendiskusikan topik-topik berikut:
- Pengenalan Dukungan SQL dalam PL/SQL
- Mengatur Cursors
- Memisahkan Cursor Specs dan Bodies dengan Packages
- Menggunakan Cursor FOR Loops
- Menggunakan Cursor Variables
- Menggunakan Cursor Attributes
- Menggunakan Cursor Expression
- Pengenalan Pemrosesan Transaksi dalam PL/SQL
- Melakukan Unit-unit Tunggal Pekerjaan dengan Transaksi-transaksi Autonomous
- Memastikan Kompatibilitas Kebelakang dari Program-program PL/SQL
Collections dan Records PL/SQL
Banyak teknik-teknik pemrograman yang menggunakan tipe-tipe collection seperti array, bag, list, set, dan tree. Untuk mendukung teknik-teknik ini di dalam aplikasi-aplikasi database, PL/SQL menyediakan tipe-tipe data TABLE dan VARRAY, yang mengijinkan kita untuk mendeklarasikan index-by tables, nested tables dan variable-size arrays. Dalam pembahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana tipe-tipe tersebut mengijinkan kita untuk mereferensi dan memanipulasi kumpulan data sebagai objek-objek secara keseluruhan. Kita juga mempelajari bagaimana tipe data RECORD mengijinkan kita untuk memperlakukan data berhubungan namun tidak serupa sebagai unit logikal.
Pembahasan kali ini mencakup topik-topik sebagai berikut:
- Apa itu Collection?
- Memilih Tipe Collection PL/SQL untuk Digunakan
- Mendefinisikan Tipe Collection
- Mendeklarasikan Variable-variable Collection PL/SQL
- Menginisialisasi dan Mereferensi Collections
- Memberikan Nilai Collections
- Menggunakan Collections PL/SQL bersama Perintah-perintah SQL
- Menggunakan Metode-metode Collection
- Menghindari Exception-exception Collection
- Menekan Overhead Perulangan untuk Collection dengan Bulk Binds
- Apa itu Records?
- Mendefinisikan dan Mendeklarasikan Records
- Menginisialisasi Records
- Memberikan Nilai Records
- Memanipulasi Records
Struktur Kontrol PL/SQL
Pembahasan kali ini menunjukkan kepada kita bagaimana menyusun aliran kontrol melalui program PL/SQL. Kita akan mempelajari bagaimana perintah-perintah dihubungkan dengan struktur-struktur kontrol sederhana namun powerful, yang memiliki single entry dan exit point. Secara bersama-sama, struktur-struktur ini dapat menangani berbagai situasi. Penggunaan yang tepat akan menghasilkan program terstruktur yang baik.
Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik berikut ini:
- Gambaran Struktur Kontrol PL/SQL
- Kontrol Kondisional: Perintah-perintah IF dan CASE
- Kontrol Perulangan: Perintah-perintah LOOP dan EXIT
- Kontrol Sekuensial: Perintah-perintah GOTO dan NULL
Tipe-tipe Data PL/SQL
Setiap konstanta, variable, dan parameter memiliki tipe data (atau tipe), yang menentukan bentuk penyimpanan, constraint, dan jangkauan yang valid dari nilai-nilai. PL/SQL menyediakan berbagai macam tipe-tipe data. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan tipe-tipe data mulai dari integer, floating point, character, Boolean, date, collection, reference, dan LOB. Sebagai tambahan, PL/SQL mengijinkan kita untuk mendefinisikan sub-tipe kita sendiri. Pembahasan kali ini mencakup tipe-tipe dasar yang seringkali digunakan program-program PL/SQL. Pembahasan selanjutnya mencakup lebih banyak tipe-tipe khusus.
Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik berikut ini:
- Predefined Datatypes
- User-Defined Subtypes
- Datatype Conversion
Dasar-dasar PL/SQL
Pada pembahasan sebelumnya kita telah mengenal sedikit banyak tentang PL/SQL. Pembahasan kali ini fokus kepada aspek-aspek skala-kecil dari PL/SQL. Seperti setiap bahasa pemrograman lainnya, PL/SQL memiliki character set (kumpulan karakter), reserved words (kata-kata yang telah dipesan dan tidak boleh kita gunakan, misalnya: procedure, function, dsb), tanda baca, tipe-tipe data, sintaks tertentu, dan aturan yang tetap dalam hal penggunaan dan formasi penulisan sintaks. Kita menggunakan elemen-elemen dasar dari PL/SQL untuk merepresentasikan objek-objek di dunia nyata serta operasi-operasinya.
Kali ini kita akan membahas topik-topik berikut ini:
- Character Set
- Lexical Units
- Declarations
- PL/SQL Naming Conventions
- Scope and Visibility of PL/SQL Identifiers
- Variable Assignment
- PL/SQL Expressions and Comparisons
- Built-In Functions
Pengenalan PL/SQL
PL/SQL adalah kependekan dari “Procedural Language extension to SQL”. Pada pembahasan kali ini kita akan meninjau fitur-fitur utama PL/SQL dan melihat keuntungan-keuntungan yang ditawarkannya. Kita juga akan mempelajari konsep-konsep dasar dibalik PL/SQL dan gambaran umum program-program PL/SQL. Kita akan melihat bagaimana PL/SQL menjembatani celah antara teknologi database dan bahasa pemrograman prosedural.
Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari topik-topik berikut:
- Memahami fitur-fitur utama PL/SQL
- Arsitektur PL/SQL
- Keuntungan PL/SQL
Oracle SQL & PL/SQL - 18. Fungsi Grup
Tidak seperti fungsi baris tunggal (single row functions), fungsi grup (group functions) beroperasi pada kumpulan baris-baris data (rows) untuk menghasilkan satu hasil per kelompok. Kelompok-kelompok ini bisa merupakan seluruh isi table atau table yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Fungsi grup tampil pada klausa SELECT dan HAVING.
Group Functions
- AVG
- COUNT
- MAX
- MIN
- STDDEV
- SUM
- VARIANCE
Oracle SQL & PL/SQL - 17. Menciptakan Synonym
Synonym adalah nama alternatif untuk table, view, sequence, procedure, stored function, package, snapshot, atau synonym lain. Saat kita ingin melihat isi table dari user lain kita harus menyebutkan nama user pemilik table tersebut. Untuk memudahkan agar kita tidak perlu menyebutkan nama user pemilik table tersebut, kita dapat menciptakan synonym bagi table tersebut.
Beranda
Berbagi Cerita
Langgam
Ngomong
Obsesi
Serasi





































