PL/SQL Subprograms

Pada pembahasan ini kita akan mempelajari bagaimana menggunakan subprograms, yang mana mengijinkan kita untuk memberi nama dan mengenkapsulasi sebuah rangkaian perintah. Subprograms membantu pembangunan aplikasi dengan mengisolasi operasi-operasi. Seperti membangun blok-blok, yang dapat kita gunakan untuk mendirikan aplikasi-aplikasi yang modular dan mudah dipelihara.

Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik:


Lanjutkan membaca »

Menangani PL/SQL Errors

Run-time errors timbul dari kesalahan-kesalahan desain, kekeliruan-kekeliruan coding, kerusakan hardware, dan banyak lagi sumber-sumber lainnya. Meskipun kita tidak dapat mengantisipasi seluruh errors yang mungkin timbul, kita dapat merencanakan untuk menangani bentuk-bentuk tertentu dari errors tersebut yang ditujukan untuk program PL/SQL kita.

Dengan banyak bahasa-bahasa pemrograman, kecuali kita menonaktifkan pengecekan error, suatu run-time error seperti stack overflow atau division by zero menghentikan pemrosesan normal dan mengembalikan kontrol kepada sistem operasi. Dengan PL/SQL, mekanisme yang disebut dengan exception handling mengijinkan kita untuk “melindungi” program kita sehinga dapat terus beroperasi dalam kehadiran errors.

Pada pembahasan kali ini kita akan mendiskusikan topik-topik berikut ini:


Lanjutkan membaca »

Interaksi PL/SQL dengan Oracle

Pembahasan kali ini membantu kita memanfaatkan kekuatan Oracle. Kita akan mempelajari bagaimana PL/SQL mendukung perintah-perintah SQL, function-function, dan operator-operator yang mengijinkan kita memanipulasi data Oracle. Kita juga mempelajari bagaimaan mengatur cursor-cursor, menggunakan variable-variable cursor, dan memproses transaksi-transaksi.Pada pembahasan kali ini kita akan mendiskusikan topik-topik berikut:


Lanjutkan membaca »

Collections dan Records PL/SQL

Banyak teknik-teknik pemrograman yang menggunakan tipe-tipe collection seperti array, bag, list, set, dan tree. Untuk mendukung teknik-teknik ini di dalam aplikasi-aplikasi database, PL/SQL menyediakan tipe-tipe data TABLE dan VARRAY, yang mengijinkan kita untuk mendeklarasikan index-by tables, nested tables dan variable-size arrays. Dalam pembahasan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana tipe-tipe tersebut mengijinkan kita untuk mereferensi dan memanipulasi kumpulan data sebagai objek-objek secara keseluruhan. Kita juga mempelajari bagaimana tipe data RECORD mengijinkan kita untuk memperlakukan data berhubungan namun tidak serupa sebagai unit logikal.

Pembahasan kali ini mencakup topik-topik sebagai berikut:


Lanjutkan membaca »

Struktur Kontrol PL/SQL

Pembahasan kali ini menunjukkan kepada kita bagaimana menyusun aliran kontrol melalui program PL/SQL. Kita akan mempelajari bagaimana perintah-perintah dihubungkan dengan struktur-struktur kontrol sederhana namun powerful, yang memiliki single entry dan exit point. Secara bersama-sama, struktur-struktur ini dapat menangani berbagai situasi. Penggunaan yang tepat akan menghasilkan program terstruktur yang baik.

Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik berikut ini:


Lanjutkan membaca »

Tipe-tipe Data PL/SQL

Setiap konstanta, variable, dan parameter memiliki tipe data (atau tipe), yang menentukan  bentuk penyimpanan, constraint, dan jangkauan yang valid dari nilai-nilai. PL/SQL menyediakan berbagai macam tipe-tipe data. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan tipe-tipe data mulai dari integer, floating point, character, Boolean, date, collection, reference, dan LOB. Sebagai tambahan, PL/SQL mengijinkan kita untuk mendefinisikan sub-tipe kita sendiri. Pembahasan kali ini mencakup tipe-tipe dasar yang seringkali  digunakan program-program PL/SQL. Pembahasan selanjutnya mencakup lebih banyak tipe-tipe khusus.

Pembahasan kali ini mendiskusikan topik-topik berikut ini:


Lanjutkan membaca »

Dasar-dasar PL/SQL

Pada pembahasan sebelumnya kita telah mengenal sedikit banyak tentang PL/SQL. Pembahasan kali ini fokus kepada aspek-aspek skala-kecil dari PL/SQL. Seperti setiap bahasa pemrograman lainnya, PL/SQL memiliki character set (kumpulan karakter), reserved words (kata-kata yang telah dipesan dan tidak boleh kita gunakan, misalnya: procedure, function, dsb), tanda baca, tipe-tipe data, sintaks tertentu, dan aturan yang tetap dalam hal penggunaan dan formasi penulisan sintaks. Kita menggunakan elemen-elemen dasar dari PL/SQL untuk merepresentasikan objek-objek di dunia nyata serta operasi-operasinya.

Kali ini kita akan membahas topik-topik berikut ini:


Lanjutkan membaca »

Pengenalan PL/SQL

PL/SQL adalah kependekan dari “Procedural Language extension to SQL”. Pada pembahasan kali ini kita akan meninjau fitur-fitur utama PL/SQL dan melihat keuntungan-keuntungan yang ditawarkannya. Kita juga akan mempelajari konsep-konsep dasar dibalik PL/SQL dan gambaran umum program-program PL/SQL. Kita akan melihat bagaimana PL/SQL menjembatani celah antara teknologi database dan bahasa pemrograman prosedural.

Pada pembahasan kali ini kita akan mempelajari topik-topik berikut:


Lanjutkan membaca »

Oracle SQL & PL/SQL - 18. Fungsi Grup

Tidak seperti fungsi baris tunggal (single row functions), fungsi grup (group functions) beroperasi pada kumpulan baris-baris data (rows) untuk menghasilkan satu hasil per kelompok. Kelompok-kelompok ini bisa merupakan seluruh isi table atau table yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Fungsi grup tampil pada klausa SELECT dan HAVING.

Group Functions


Lanjutkan membaca »

Oracle SQL & PL/SQL - 17. Menciptakan Synonym

Synonym adalah nama alternatif untuk table, view, sequence, procedure, stored function, package, snapshot, atau synonym lain. Saat kita ingin melihat isi table dari user lain kita harus menyebutkan nama user pemilik table tersebut. Untuk memudahkan agar kita tidak perlu menyebutkan nama user pemilik table tersebut, kita dapat menciptakan synonym bagi table tersebut.


Lanjutkan membaca »

 

Page 1 of 3123»

 

Beranda

 

Berbagi Cerita

 

Langgam

 

Ngomong

 

Obsesi

 

Serasi